Lewati ke konten utama
Khusus Dauroh Online

Soalan tentang Pelajaran Fiqih: Mengusap Khuf

oleh ily liyana22 Juli 2025 pukul 00.468 balasan
Assalamualaikum wrt, 1. Kalau seseorang terlepas khufnya, sedangkan dia masih ada wudhu', haruskah dia ambil seluruh wudhu'nya kembali atau cukup membasuh bahagian kaki? (Jika hanya membasuh kakinya, perlukah dia niatkan apa-apa?) 2. Jika seseorang telah berwudhu dengan menyapu khuf, kemudian khufnya terkena najis, haruskah dia melepaskan khufnya sebelum membersihkan najis dan mengambil balik seluruh wudhunya dari awal ? 3. Adakah sepatu yang dibuat dari bahan selain kulit juga termasuk khuf (selagi ia menutupi mata kaki, menahan dari air, dan memenuhi syarat2 lain)? Seperti bahan karet PVC. Jazaakumullah khairan.

Balasan (8)

meshbahy_2122 Jul 2025, 07.00#1

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Afwan lilghoyah ana bantu jawab, min fadhlikum asatidz untuk dikoreksi bila keliru 🙏

1. Bila status suci wudhu dari sebelum memakai khuf, maka mengusap khufnya belum berlaku Ukhty... Sebab mengusap khuf itu keringanan yang dilakukan saat sudah batal wudhu dalam keadaan memakai khuf. Jadi kalau terlepas, berarti belum ada ketentuan khuf yang berlaku, dan wudhunya belum batal tak perlu wudhu lagi. Dan pengulangan mengusap khuf itu ketika terjadi hal yang membatalkan wudhu tetapi masih dalam ketentuan khuf.

2. Terkena najis tidak menjadi pembatal wudhu Ukhty, yang membatalkan itu apabila kita yang mengeluarkannya. Jadi cukup disucikan langsung, tidak perlu dilepas dan tidak ada pengulangan mengusap

3. Apapun yang memenuhi syarat khuf, itu adalah khuf.

ily liyana23 Jul 2025, 00.36#2
Jazakillah Khair Ukhty atas penjelasannya Untuk soalan yang pertama, maksud ana adalah ketika usapan khuf telah terjadi dalam keadaan suci, kemudian khuf dilepaskan. Adakah hal ini membatal wudhu dan mewajibkan seseorang mengambil wudhu nya dari mula lagi ataupun cukup sekadar membasuh bahagian kakinya ?
meshbahy_2125 Jul 2025, 02.11#3

Ukhty,

Ketika khuf dipasang -> statusnya sudah wudhu dan suci, ini termasuk syarat mengusap khuf

Kemudian bolehnya mengusap khuf itu ketika saat dipakai kemudian berhadast. Nah berarti wudhunya sudah batal

Kemudian mengusap khuf sebagaimana ketentuannya, berarti dia bisa melakukan ibadah dengan keringanan ini

Kemudian terlepas khufnya seperti yang ukhti bilang, berarti ya khufnya batal. Dan wajib mengulangi wudhu dong, di awal kan sudah batal wudhu maupun khufnya. Kalau mau pakai khuf lagi, ulang dari awal

ily liyana25 Jul 2025, 06.04#4
Terima kasih Ukhty. Ana faham. Jazakillah Khair 😊
meshbahy_2125 Jul 2025, 09.56#5

Wa iyyakum jaza Ukhty... Bittaufiq wannajah

Education AlMuwasholah27 Jul 2025, 03.06#6

Waalaikumsalam

Insyaalloh pertanyaan ini akan dijawab pemateri pada saat pertemuan online zoom ya.

ily liyana28 Jul 2025, 02.07#7
Assalamualaikum Ukhty, Untuk soalan yang pertama, Habib memberi jawaban saat pertemuan online. Jika seseorang terlepas khufnya dalam keadaan dia sudah berwudhu' dengan menyapu khuf (dan waktu untuk menyapu khuf belum habis) , cukup membasuh kakinya sahaja dan tidak perlu untuk mengulang wudhu' semula. Soalan yang ketiga, jawabannya adalah seperti Ukhty terangkan. Barakallahu feek.
meshbahy_2128 Jul 2025, 22.58#8

Waalaikumusalam iyaa Alhamdulillah kemarin habib jelaskan, saya lupa juga tidak perhatikan rukhshoh di waktunya. Afwan lilghoyah ya~